Apa Bedanya Hidupmu Yang Sekarang Dengan 10 Tahun Yang Akan Datang?

by - Mei 15, 2019



Sengaja tulisan ini kupublish di blog ini. Selain untuk memenuhi tugas balik dari si adek cantik, bisa kugunakan untuk setoran tugas 1m1c, dan juga kujadikan himbauan untuk para nanersku tercintah, siapa tahu mau melek peluang bisnis juga. Hehe.  Mungkin ini yang dinamakan sekali dayung dua tiga pulau terlampaui.

Jadi gini,
Saya gabung oriflame baru dua bulan jalan ini alias di bulan april 2019 kemarin saya gabung. Bagi yang belum tahu apa itu oriflame, oriflame itu adalah perusahaan kosmetik yang didirikan oleh Robert dan Jonas di Swedia. Perusahaan ini sudah memiliki banyak cabang hampir di seluruh dunia, dan sudah berdiri selama 62 tahun. Adapun kalau di Indonesia sendiri baru 32 tahun.

Jadi jangan tanyakan lagi kualitas produknya, setidaknya sudah standart internasional. Karena kalau produknya sekedar ecek-ecek gak mungkin bisa lolos ke banyak negara. Logis kan?

Kalau bilang oriflame itu mahal, coba nanti baca ini sejenak. Gak Selamanya Oriflame Mahal

Saya sendiri kenal pertama kali oriflame lewat iklan FB ketika saya lagi iseng nyari penghasilan tambahan. Bukannya kurang bersyukur atau bagaimana, dengan kondisi yang sudah ada. Hanya saja saya kepikiran ketika lagi baca meme, apa bedanya hidupmu yang sekarang dengan 10 tahun yang akan datang?

Jika saya tak merubah hidupku yah mungkin sepuluh tahun yang akan datang, akan begini begini saja hidupku. Bedanya mungkin hanya sekarang saya jomblo dan sepuluh tahun lagi saya bakal sudah punya suami dan anak. Sementara gaya keuangan saya bakal tetap, yang kalau mau beli barang agak mewah dikit mesti mikir dulu dan nabung dulu. Kalau ada kebutuhan dadakan yang nominalnya besar, bakal raib tabunganku atau bahkan perlu nyari tambahan utangan. OMG Naudzubillah.

Disisi lain saya benar-benar ingin memastikan segala sesuatu yang akan kuberikan pada anak saya kelak adalah halal. Jujur! Saya terlalu parno lihat bapak bapak sekarang yang karena tuntutan ekonomi mereka rela melakukan segala cara hingga melupakan halal haramnya barang yang ia peroleh.

Saya maunya mas jodoh bekerja keras namun tetap memegang prinsip halal haramnya, memastikan apa yang ia perolah dari usahanya itu banyak nan halal. Tidak boleh sampai barang haram masuk ke keluarga. Tahu sendiri kan apa saja efek negatif dari makanan haram yang kita konsumsi? Mulai dari doa kita tidak diijabah oleh Allah, akan timbul berbagai macam penyakit, anak gak paham-paham kalau dijelaskan (belajar) dan sebagainya.

Makanya saya siap bantu dalam hal keuangan. Yah setidaknya saya tidak bakalan minta uang ke mas jodoh untuk beli make up dan jajanku. Jatah gajian mas jodoh ialah untuk kebutuhan keluarga, anak, bapak ibu mertua, dan sisanya tabungan. Sementara uangku untuk kebutuhanku pribadiku dan juga tambahan tabungan keluarga. Intinya meminimalisir pertengkaran dalam keluarga yang disebabkan oleh perekonomian. Pokok pinginnya menjadi keluarga sakinah mawaddah warohmah penuh kecukupan.

Dan juga,
Saya punya mimpi bisa naik pesawat, wkwkkw mimpiku yang ini katrok banget kali ya, pingin kok naik pesawat. Iyaa, sejak dari jaman kuliah sudah ingin sekali bisa naik pesawat, sudah kubela-belain ikutan berbagai event lomba, niatnya biar bisa dapat transport naik pesawat gratis, lah kok belum keturutan juga hingga saya lulus kuliah gini. Nyeseg.

Meski sebenarnya, kalau sekarang (dengan kondisiku sudah kerja dan punya uang sendiri) bisa sih beli tiket pesawat sendiri, terus terbang kemana gitu, bandara yang deket deketan dengan bandara Juanda, misal ke Malang atau ke Jogja, tapi saya OGAH, eman uangku. Wkwkwkwk.

Oleh karenanya, demi hal-hal tersebut, saya mulai fokus bisnis, nyicil nyari tambahan uang lagi. Hingga dan akhirnya, ketemulah dengan oriflame.

Btw di oriflame itu ada 3 kategori member. Dan setiap kategorinya punya keuntungannya masing masing.
  1. Sebagai user alias pengguna, dapat keuntungannya diskon 23% setiap beli produknya oriflame
  2. Sebagai penjual, keuntungan yang diperoleh dari setiap produk yang berhasil dijual ialah 23%.
  3. Sebagai pebisnis, keuntungannya dapat gaji tiap bulan, cash award, rumah, mobil, dan  jalan jalan ke luar negeri juga, dan yang pasti naik pesawat gratis wkwkwkwk.
Berhubung saya disini fokus oriflame nya sebagai pebisnis maka yang kuceritakan aktivitasku sebagai pebisnis oriflame yakk.

Sebentar saya jelaskan sedikit tentang pebisnis di oriflame,
Dalam bisnis oriflame itu ada level-levelnya yang menentukan berapa gaji kita dalam sebulan, semacam success plannya. Lihat gambar!

Penetuan levelnya ini berdasarkan jumlah point yang dikumpulkan, mengingat setiap produknya oriflamme ada poinnya masing-masing. Misalnya harga lipstik 53rb maka poinnya 7 bp (bp = satuan poin).

Balik cerita ke saya lagi,
Jadi sebagai pebisnis saya mulai mengalihkan belanja sehari-hari ke produknya oriflame, mulai dari sampo, sabun, pasta gigi, parfum, deodorant, lipstik dan kawan kawannya ke produk oriflame.

Disisi lain kadang saya juga jualan. Kutawarkan ke teman-teman untuk produk-produk yang sedang diskon. Lumayan, keuntungan 23% itu bisa dipakai jajan sampe kenyang plus nraktir teman. Wkwkwk. Iyaa, secara harga bakso semangkok cuma lima ribu rupiah, plus es tehnya 2500 rupiah. Per orang gak sampe sepuluh ribu. Murah banget kan?
Selain itu, sebagai pebisnis saya juga mengajak teman-teman untuk gabung dioriflame. Tujuannya apa?  Agar poin saya banyak.

Enak di saya, gak enak di teman saya dung!
Haha oriflame gak sejahat itu kok, jika saya mengumpulkan 100 bp dan teman yang kuajak juga berhasil mengumpulkan 100 bp maka total poinku menjadi 200 bp. Sementara poin temanku tetap terhitung full 100 bp. Tanpa dicurangi maupun dikurangi.

Tetap saja enak disaya ituh
Nah disinilah letak keadilannya. Si upline alias saya kudu bener bener memeluk dan menjabat erat si downline alias teman yang kuajak tadi, dengan cara: diajari cara jualan, cara dandan, cara bisnis (mengajak teman lagi), dsb. Dan more over menyemangati serta mendoakan si downline agar tetap konsisten dan semangat menjalankan bisnis ini supaya sama sama berhasil di oriflame. Sekarang adil kan?

BTW lagi, di tiga bulan pertama gabung, kalau berhasil mengumpulkan point 100 bp maka akan diberi hadiah berupa hadiah WP oleh oriflame. Sekaligus ini yang dinamakan tupo alias target.

Itu hadiah WP saya 

Lalu bagaimana jika tidak bisa mengumpulkan seratus poin?
Tennnang, tidak ada hukuman apapun dari oriflame, hanya saja tidak dapat hadiah dari oriflame. Wes itu tok. Impas kan? Kayak kalau hadiah peringkat satu di kelas, yang dapat ya hanya yang berhasil jadi juara satunya di kelas.

Apa ya???
Lewat bisnis oriflame saya juga diajari memanage diri saya sendiri. Ibaratnya, roda kendali sepenuhnya ada ditangan saya. Saya mau sukses bisnis di oriflame, maka saya harus sungguh-sungguh, semangat dan konsisten.
Atau jika tidak ingin dikengkang, penuh dengan target, takut tupo, males tupo. Ya sudah! bisa milih sebagai user atau penjual saja. Hidup itu pilihan, dan benar-benar diberikan kebebasan memilih di dalam oriflame ini.

Terakhir, Kenapa saya milihnya oriflame ketimbang yang lain?
Iyaa, saya baru ngeh kalau diluaran sana banyak sekali bisnis yang mirip dengan oriflame. Tidak perlu saya sebutkan yak, karena saya yakin, begitu kalian buka beranda FB sudah banyak bermunculan di sana. Saya pribadi milihnya oriflame, karena itu yang pertama kali kukenal, kutahu dan langsung suka saja. Setidaknya di oriflame ini, bisnis yang benar-benar bisa menyulap/mengubah hidup saya menjadi mewah dan wah.

Contoh kecilnya saja, ya seperti hadiah WP saya itu. Jika bukan karena saya gabung oriflame, saya juga gak bakal kepikiran untuk beli parfum semahal itu, tas-tas kece yang mahal badai pulak itu. Tapi berhubung diberi gratisan sama oriflame, yah secara otomatis barang barang koleksi saya sekarang jadi mewah mewah. Wkwkwk pamer.






You May Also Like

20 komentar

  1. Aku dulu juga pernah jadi member aktif oriflame. Tapi sepertinya berdagang bukan passion aku, ternyata menulis 😊 Semangat yaa capai targetnya! Salam kenal, dalam 1m1c 😉

    BalasHapus
  2. Untuk oriflame saya penggemar setia tendercare. Lembut di kulit. Ayo semangat mbak Isma, pasti bisa ya dapat point tinggi trus dapat bonus. Semoga sukses dengan oriflame

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aamiin, makasih mbk
      BTW mbk juga oriflamers juga kah?

      Hapus
  3. Selamat yaaach udah banyak ngumpulin point, terus ditukerin hadiah idaman 😁

    BalasHapus
    Balasan
    1. makasih
      masih anget angetnya ini gabung

      Hapus
    2. Weiih ..
      Baru anget-angetnya gabung aja sepak terjangnya udah dapat prestasi point oke begitu ...

      Mantul kuy, kak ..

      Lanjutkaaan 😉

      Hapus
  4. wah.. semangat mba..
    semoga lancar dan berkah bisnis oriflame nya..

    BalasHapus
  5. Aamiin. Terima kasih banyak mbk..

    BalasHapus
  6. Oriflame cukup menarik sepertinya untuk saya pelajari step2nya..Dan boleh dikatakan bisa dijadikan bisnis sampingan..😄😄 Ok thanks sudah berbagi info bisnis menarik..😄

    BalasHapus
  7. Yo ayo belajar..
    Lumayan belajar bisnisnya gratis. Daftarnya juga gratis. Siapa tahu jodoh bisa borong banyak hadiahnya.

    BalasHapus
  8. Kalau bicara oriflame, yg sering aq beli itu pastix tendercare sma lipstik..😁

    membaca tulisan ini sdh bisa tergambarkan betapa membaranya semangat mba..☺️

    Semangaaatt yaa 😇

    BalasHapus
  9. Iya terima kasih mbkk..

    Ayo sekalian jadi membernya mbk, biar dapat diskonan. Lumayan 23 %

    BalasHapus
  10. Saya dong, masih pakai banyak produk Oriflame :D
    Masih menganggap bisnis Oriflame itu keceh.

    Cuman emang, bekerja dengan passion itu lebih baik :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yaps betul mbk, passion bikin kita ikhlas ngejalani segala sesuatunya

      Hapus
    2. tetep semangat yaaa...
      Kita tidak pernah tahu jodoh rezeki kita di mana, sampai kita benar2 mencobanya dengan bener2 :D

      Hapus
  11. Infonya menarik nih. Makasih atas infonya. Kadang suka ragu untuk bisnis itu, tapi setelah baca artikel ini mungkin bisnis itu butuh proses untuk mengenalkannya kebagusan produknya. Buktinya kakak-kakak disini banyak yangb suka produk oriflame.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yups, semangat melek bisnis mumpung masih muda

      Hapus
  12. perbedaannya 10 tahun lalu saya belum kenal blogging,,,,masih pake hp nitnit, masih pake sms, masih sering nyimpen pulsa hp,,,,sekarang gak pernah pake sms, dan lebih suka beli kuota daripada pulsa wkwkwk

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul, lagian jaman sekarang gk ada yg di sms. Lah wong semua sudah beralih ke wa dan pakai kuota.

      Saya sendiri kalau di sms hampir tak pernah kubales karena memang sudah tidak pernah isi pulsa

      Hapus